Minggu, 30 Desember 2012

Tak Lagi 'Aku dan Kamu'


Siapa yang benar-benar bisa memperkirakan kebahagiaan seseorang?
Semisal itu aku, akan kupastikan kitalah satu yang kubiarkan tetap utuh.
Tapi siapa pula yang benar-benar bisa memperkiraan datangnya perpisahan?
Yang kuharap itu bukan aku,
malah berbalik menyerangku dengan kehilangan.
Sayang, ia berhasil mengendus keberadaanku,
dan siap mencerai-berai kenangan kita.

Kehilangan memisahkan kita yang pernah merasa tak berbeda,
dan mempersatukan aku pada air mata yang seringkali jatuh tanpa sebab.
Sekarang, setelah sekian banyak pertanyaan kulontarkan
tak ada satupun penjelasan atau sekedar jawaban yang kau cecar dari bibirmu.
Sehingga aku kehilangan rasa untuk mencari dan terus mencari.
Kepastian menjadi bungkam,
harapanku pun ikut memudar
ketiadaanmu menjadi ngengah hampa
Aku menyerah....
Aku lelah memperjuangkan kita yang tak lagi 'Aku dan Kamu'




(Andra Sheilamona / Solo, Desember 2012)  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar